menunavigasihorisontal

Gambar Bergerak

Header

Header

Senin, 19 Maret 2012

Saatnya Guru Melek IT

SMA Al-Irsyad (Tegal): Informasi teknologi (IT) sudah menjadi kebutuhan yang diprioritaskan dalam berbagai hal, termasuk dalam bidang pendidikan. Namun, sayangnya masih banyak guru yang belum melek IT karena kesadaran mempelajari IT masih rendah.

Hal ini dikatakan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Komputer Universitas Lampung I Komang Winatha, Selasa, (3-1). IT akan membuat pendidikan menjadi lebih baik dan praktis, karena dapat membantu proses belajar-mengajar peserta didik dengan tenaga pendidik.

Komang menyebutkan contoh metode pembelajaran berbasis IT, seperti mebuat blog dan electronic learning (e-learning). Sudah saatnya para guru, terutama guru SMA, mampu membuat blog yang dapat difungsikan sebagai wadah guru memberikan materi pelajaran penting.



Adanya blog, siswa tidak hanya mengandalkan jam belajar formal di kelas, tetapi juga dapat mengakses pelajaran yang dibutuhkan pada saat-saat yang diinginkan. "Dengan adanya IT, pendidikan tidak terbatas pada ruang dan waktu," kata dia.

Dengan adanya blog berisi materi pelajaran dari guru, siswa dapat mempersiapkan diri terlebih dahulu.

Sedangkan untuk program yang lebih sederhana lagi, Komang menyebutkan power point yang cukup sederhana tapi justru tidak banyak dikuasai guru. Melalui power point, guru dapat mengajar dengan berbagai variasi dan animasi.

Komang menyarankan agar pemerintah, dalam hal ini Dinas Pendidikan mengadakan workshop IT bagi para guru. Namun, pemerintah harus mempersiapkan sarana dan prasarana IT bagi para guru tersebut.

Hal sederhana yang seharusnya dapat dikuasai para guru, yaitu mampu mengoperasikan komputer atau laptop. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, guru akan mampu mengoperasikan laptop dengan LCD. "Menjadi tugas pimpinan sekolah untuk memotivasi parta guru agar melek IT. Jika perlu, dapat menggunakan system reward," kata Dra Siti Rahahayu selaku waka kurikulum.

Kepala SMA Al-Irsyad Tegal Bpk Royim, MPd mengatakan pembelajaran berbasis IT bukan hanya sebagai alat, melainkan juga dapat menjadi sumber pembelajaran. Guru dapat memperkaya pengetahuannya melalui keanekaragaman sumber bahan ajar.